Daerah

Ribuan Guru Honorer di Depok Belum Terima Gaji Selama Berbulan bulan

HNEWS – Ribuan guru honorer di Kota Depok belum menerima gaji. Keterlambatan pembayaran gaji guru honorer itu berlangsung hingga berbulan-bulan.

Kepala Dinas Pendidikan Depok, Mohammad Thamrin membenarkan soal keterlambatan pembayaran gaji tenaga honorer itu. Ia memastikan minggu ini gaji tersebut akan segera cair.

“Guru dan tenaga kependidikan (TU, Operator, Penjaga sekolah) sekitar 2.000 lebih,” kata Thamrin saat dihubungi detikcom, Selasa (6/8/2019) sebagaimana dilansir dari detik.com..

Thamrin menjelaskan penyebab keterlambatan pencairan gaji tenaga honorer tersebut. Hal ini disebabkan pihak sekolah lambat dalam mengajukan ke dinas pendidikan.

“Karena sekarang pakai sistem dan anggaran gaji di sekolah masing-masing. Kalau sekolah lambat mengajukan dinas juga lambat untuk memproses,” jelas Thamrin.

Meski demikian Thamrin memastikan gaji tersebut saat ini sedang diproses di Badan Keuangan Daerah (BKD). Gaji tersebut, menurutnya akan ditransfer oleh bendahara sekolah selambatnya pada minggu ini.

“Saat ini sedang proses di BKD untuk penerbitan SP2D pencairan, selanjutnya bendahara-bendahara memindahkan atau mentransfer ke rekening guru-guru honor. Semoga minggu ini sudah bisa ditransfer ke rekening guru-guru honor, saya juga kasihan kalau sampai lewat bulan Agustus belum juga gajian,” ungkap Thamrin.

Thamrin mengatakan, gaji tenaga honorer tersebut bersumber dari APBD Depok. Mekanismenya, setiap sekolah mengajukan pencairan gaji tenaga honorer ke dinas pendidikan.

Dinas Pendidikan kemudian mengajukan ke BKD untuk pencairan. Selanjutnya BKD akan mentransfer ke bendahara sekolah untuk kemudian ditransfer ke rekening para tenaga honorer.

“BKD menerbitkan SP2D ke bendahara-bendahara sekolah. Selanjutnya bendahara-bendahara memindahkan/mentransfer ke rekening guru-guru honorer. Bulan berikutnya bendahara harus input SPJ-nya, baru bisa mengajukan anggaran kembali. Terus setiap bulan kayak gitu,” tandasnya.

Sumber
detik.com
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker