Rekrutmen

Jadwal Lengkap Proses Seleksi PPPK 2019

HNEWS – Proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I dilakukan mulai 8 Februari 2019. Namun, proses pendaftaran PPPK 2019 itu baru dibuka secara daring lewat laman sscasn.bkn.go.id kurun waktu 10-16 Februari 2019.

Dilansir CNN Indonesia | Jumat, 08/02/2019 19:28 WIB, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin mengatakan dalam proses rekrutmen PPPK, pemerintah memprioritaskan tenaga guru, kesehatan, dan penyuluh pertanian.

“Kita memang kekurangan guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian,” ujar Syafruddin dalam keterangan yang diterima, Jakarta, Jumat (8/2).

Berdasarkan jadwal dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) PPPK tahun 2019, tiap instansi yang melakukan rekrutmen PPPK melakukan pengumuman pada tanggal 8-16 Februari sekaligus mengecek dan verifikasi data peserta rekrutmen.

Lalu pendaftaran dilakukan pekan depan, dan pengumuman hasil verifikasi administrasi pada 18 Februari 2019.

Seperti pada rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), rekrutmen PPPK tahap I juga akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Penggunaan teknologi dalam rekrutmen ini, bertujuan untuk menghindari kecurangan, terutama untuk mereduksi adanya calo. Juga, dalam rangka mendekatkan lokasi seleksi kepada peserta, agar peserta tidak perlu mengeluarkan biaya besar.

Sesuai jadwal, pelaksanaan tes dengan CAT digelar dua hari, yakni pada 23-24 Februari.

Setelah itu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama dengan pemda melakukan pengolahan nilai tes pada tanggal 25 sampai dengan 28 Februari, dan pengumuman kelulusan diharapkan pada tanggal 1 Maret 2019.

Syafruddin mengatakan untuk jabatan guru di lingkungan pemerintah dicari yang memiliki kualifikasi pendidikan minimal S-1 dan masih aktif mengajar sampai saat ini. Berdasarkan data BKN saat ini tercatat tenaga guru/dosen adalah sebanyak 129.938 orang.

Sebelumnya, Kementerian PANRB telah berkirim surat kepada 530 pemerintah daerah dan empat kementerian (Kemendikbud, Kemenristekdikti, Kemenag, dan Kementan) yang memiliki Tenaga Honorer Kategori I (THK) II.

Guru-guru agama di madrasah berada di bawah naungan Kemenag. Sementara Kementerian Ristek Dikti menaungi dosen-dosen pada 35 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) baru.

Sementara itu untuk rekrutmen tenaga kesehatan, pemerintah menetapkan kualifikasi pendidikan minimal D-III bidang kesehatan dan mempunyai sertifikat yang masih berlaku (bukan internship), kecuali untuk Epidemiolog, Entomolog, Administrator Kesehatan, dan Pranata Laboratorium Kesehatan mempunyai kualifikasi pendidikan D-III/S-1 Kimia/Biologi.

Untuk Penyuluh Pertanian mempunyai kualifikasi pendidikan minimal SMK bidang Pertanian atau SMA plus sertifikasi di bidang pertanian.

Berdasarkan database BKN, tercatat sebanyak 5.527 eks THK2 bidang kesehatan, dan penyuluh pertanian ada 15.355 orang. Para penyuluh pertanian itu terdiri atas rekrutan pemda sebanyak 454 orang dan direkrut Kementan sebanyak 14.901 orang.

Sumber
cnnindonesia.com
Close
Close