Daerah

Kenaikan Gaji Tenaga Honorer K2 Belum Bisa Direalisasikan Awal Tahun Ini

HNEWS – Janji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menaikkan gaji tenaga honorer kategori dua (K2) belum ditepati. Buktinya, dalam APBD 2019 tidak ada. Hal itu diakui oleh Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ismail.

Dilansir dari radarmadura.jawapos.com, Menurut Ismail, kenaikan gaji tenaga honorer K2 belum bisa direalisasikan awal tahun ini. Meski demikian, tuntutan kenaikan gaji itu tetap akan diperjuangkan. Pada APBD Perubahan mendatang diupayakan bisa terakomodasi.

Ismail mengatakan, gaji tenaga honor K2 saat ini Rp 1 juta. Nominal tersebut lebih besar dibanding kabupaten lain. Meski demikian, tetap butuh penambahan agar kesejahteraan mereka lebih baik.

Pemerintah berencana memberi honor sesuai dengan upah minimum kabupaten (UMK). Harapannya, kesejahteraan tenaga honor lebih baik dari sebelumnya. ”Kesejahteraan honorer K2 terus kami perjuangkan,” katanya kemarin (16/1).

Menurut Ismail, kesejahteraan tenaga honor itu sangat berpengaruh terhadap kinerja. Mereka lebih fokus melaksanakan tugasnya jika kesejahteraan terjamin. Oleh karena itu, pemerintah akan memperjuangkan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Sekretaris Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I) Pamekasan Hambali mengatakan, beberapa waktu lalu tenaga honorer meminta kenaikan gaji. Yakni, dari Rp 1 juta menjadi sesuai UMK.

Pemerintah memberi sinyal akan mewujudkan tuntutan tersebut. Tetapi, ternyata tidak dianggarkan dalam APBD 2019. Hal itu membuatnya kecewa. ”Sangat disayangkan, kenaikan gaji honorer K2 tidak dianggarkan,” kata dia.

Meski demikian, besar harapan kepada pemerintah untuk tetap menepati janji itu. Pada pembahasan APBD Perubahan, kenaikan gaji tenaga honor bisa dianggarkan. ”Semoga dianggarkan nanti pada PAK (perubahan anggaran dan kegiatan, Red),” katanya.

Kepala BKPSDM Pamekasan Lukman Hedi Mahdia mengatakan, terkait honorer K2, sudah dibicarakan bersama dengan sejumlah OPD dan komisi I. Di antaranya, persoalan SK bupati dan kenaikan gaji.

”SK bupati dalam waktu dekat akan kami terbitkan. Untuk kenaikan gaji, sudah dibicarakan, lebih jelasnya ke komisi I,” tandasnya.

Sumber
radarmadura.jawapos.com
Close
Close