Forum Honorer

Honorer K2 Kecam Pemerintah, Kebijakannya Kurang Manusiawi

Jumlah kami 439 ribu lagi karena habis dimakan usia

Honorer News – Sahabat honorer, Rencana pemerintah yang ingin mengangkat seratus ribu guru baru dalam rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. dikecam oleh honorer K2. Kebijakan itu dianggap kurang manusiawi dan sangat tidak adil karena kuota tersebut juga untuk pelamar umum. Informasi tersebut kami lansir dari situs jawapos.com edisi Kamis, 26 April 2018

Lebih lanjut, honorer K2 menyatakan makin jengah karena Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy malah memikirkan 739 guru honorer.

“Pak Menteri, tolong jangan hanya pikirkan 739 ribu. Prioritaskan yang 439 ribu dulu,” kata Koordinator Wilayah (Korwil) Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Aceh Taufik Yahya, Rabu (25/6).

Taufik menyebutkan, sebanyak 439 ribu honorer K2 membutuhkan pengakuan status dari pemerintah. Pasalnya, dari jumlah itu, mayoritas sudah berusia di atas 35 tahun.

“Kalau cuma usia 35 tahun ke bawah yang diangkat. Bagaimana dengan kami yang tua? Kami menua dengan pengabdian, bukan ujug-ujug masuk daftar K2 di usia tua,” tutur Taufik.

Sementara itu, Ketum FHK2I Titi Purwaningsih mengimbau menteri Muhadjir untuk segera mengangkat guru honorer K2 menjadi CPNS.

“Jumlah kami 439 ribu lagi karena habis dimakan usia dan sakit. Sedih rasanya melihat kawan-kawan kami banyak yang meninggal dalam penantian status CPNS,” tutur Titi.

Sumber *jawapos.com

Show More

Tinggalkan Balasan

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker