Non Katahori

Guru Honorer Datangi DPRD Komisi IV Tagih SK dan Insentif dari Bupati

Honorer News – Sahabat honorer, sudah taukah bahwa Komisi IV DPRD didatangi oleh guru-guru honorer non-K2 (kategori dua) yang mengajar di SD dan SMP negeri di Jawa Timur.

Kedangan honorer non-K2 ke Komisi IV DPRD Gresik untuk meminta surat tugas dari bupati. surat itu bisa digunakan untuk sertifikasi pendidik.

Para guru datang dari berbagai kecamatan. Termasuk perwakilan dari Pulau Bawean.

Ada 25 guru. Mereka tetap meminta surat keputusan (SK) atau surat tugas dari bupati agar bisa ikut sertifikasi guru.

”Beberapa daerah sudah melakukan ini. Sebut saja Bojonegoro dan Probolinggo,” ujar Lutfi Syarifuddin, penasihat Forum Komunikasi Guru Non-K2.

SK tersebut, tegas dia, sangat ditunggu para guru honorer. Dengan adanya SK atau surat tugas bupati, mereka lebih tenang dalam bekerja.

Selain SK bupati, guru-guru menagih insentif penuh Rp 500 ribu per bulan. Sebab, sejauh ini guru honorer hanya mendapat Rp 250 ribu pada triwulan pertama (Januari-Maret).

Padahal, berdasar kesepakatan pemkab dan DPRD Gresik, insentif guru honorer 2018 sudah mencapai Rp 500 ribu.

Sebelumnya, Dispendik Gresik beralasan masih terkendala peraturan bupati (perbup) tentang insentif tersebut yang belum terbit.

Kasubbag Program Dispendik Ronny A. Pangandahen menyatakan sudah memproses naskah perbup.

Naskah tentang insentif guru honorer itu baru diajukan ke Bagian Hukum Pemkab Gresik.

”Kami belum berani (menaikkan insentif, Red) karena belum ada cantolan hukumnya,” jelas Ronny.

Sumber * jpnn.com

Show More

One Comment

Tinggalkan Balasan

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker