Pusat

Bagaimana Peluang PengangkatanTenaga Honorer Menjadi PNS Tahun Ini?

Honorer News – Sahabat honorer, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Asman Abnur, berencana mendata kembali jumlah tenaga honorer yang belum diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Indonesia. Pendataan ini seiring dengan semakin maraknya keluhan tenaga honorer yang tidak kunjung diangkat menjadi PNS.

“Yang jelas dalam aturan PP nya kan sudah ada kemarin. Jadi jumlah yang diangkat pegawai honor sampai saat ini mengkuti aturan 2014 sudah 1 juta lebih. Harusnya sudah selesai masalahnya. Nah sekarang, ternyata belum. Makanya sekarang kita data lagi,” ujar Menteri Asman di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (26/3).

Menteri Asman mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengkaji kriteria pegawai yang dikategorikan sebagai tenaga honorer. “Apakah dia benar-benar pegawai honor atau bukan. Karena ada yang mengaku-ngaku honor. Ada yang benar-benar honor. Sekarang lagi kita data,” jelas Menteri Asman.

Selain mengkaji kriteria honorer pihaknya juga akan menggali informasi dari instansi terkait mengenai penetapan honorer. Termasuk pejabat yang menetapkan pegawai tersebut merupakan pegawai honor.

“Lagi kita data, siapa yang mengangkat dulu. Kemudian pejabat pegawainya dulu yang mengangkat siapa. Kalau berapa tahun masuk, tidak dalam kategori pegawai honor. Kan, ada juga yang mengaku honor. Maka dari itu, kita data dengan baik supaya tidak salah,” jelasnya.

Menteri Asman belum dapat memastikan pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS dapat dilakukan tahun ini. “Kita tidak bisa memastikan karena datanya belum ada. Jangan pakai perasaan dulu. Belum ada langkah kesitu kita fokus dulu kriterianya. Itu kita susun. Nanti ada PP mengatur itu,” tandasnya.

Untuk diketahui, beberapa bulan lalu, kurang lebih 5.200 guru honorer yang tergabung dalam Front Pembela Honorer se-Indonesia berharap agar mereka segera diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

“Kami ingin Presiden Joko Widodo mau menemui kami, sebentar juga tidak apa-apa. Kami ingin aspirasi guru honorer bisa dibawa untuk selesaikan masalah guru honorer di Indonesia,” kata Sekjen Front Pembela Honorer Indonesia, MN Rambe, di Bekasi.

Permintaan itu disampaikannya melalui aksi penyambutan kedatangan Presiden Joko Widodo ketika menghadiri peringatan Hari Guru Nasional di Stadion Patriot Chandrabaga, Kota Bekasi, Sabtu pagi.

Ribuan guru honorer itu berjajar di pinggir Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, dengan membentangkan spanduk ucapan selamat datang serta pesan tertulis terkait harapan mereka diangkat sebagai calon ASN.

Spanduk tersebut bertuliskan “Pak Jokowi Tolong Temui Kami 5 Menit Pendukungmu”, “Angkat Kami Menjadi Calon ASN”.

Rambe mengatakan, persoalan guru honorer hampir di setiap daerah di Indonesia belum pernah terselesaikan dengan baik sejak 2005. “Bahkan sudah ada anggota kami bekerja sebagai guru honorer sejak 25 tahun lalu sampai sekarang belum ada pengangkatan,” katanya.

Sumber * merdeka.com

Tinggalkan Balasan

Close
Close