Daerah

Pemkot Palembang Anggarkan 3.801 Kuota Pengangkatan Honorer di Tahun 2018

Honorer News – Sahabat honorer di wilayah Palembang, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, dalam hal ini Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang, berencana menganggarkan kuota untuk 3.801 orang tenaga pegawai yang berstatus honor daerah (Honda) pada tahun 2018.

Hal ini dikatakan Kepala BKPSDM Kota Palembang, Ratu Dewa, Sabtu (3/3/2018). Menurutnya, Kota Palembang saat ini sedang melakukan usulan pengangkatan pegawai non Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD) dengan kata lain Honda berjumlah 3.801 pegawai dari sebelumnya berstatus pegawai Honor lepas (PHL).
Masih menurutnya, pengangkatan honorer daerah tersebut berdasarkan dari usulan setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Namun, tentu juga dilihat dari background serta spesialisasi ilmunya, apakah dibutuhkan di SKPD tersebut.

Terakhir, juga dilihat dari usia produktif. “Jumlah ini total usulan untuk seluruh pegawai SKPD di Kota Palembang.”

“Tahun 2017 total ada 747 pegawai non aktif.” “Untuk tahun 2018 (Januari-februari,) ada 112 pegawai yang sudah non aktif pegawai,” ujarnya.

Pengangkatan pun harus melalui mekanisme yang jelas, lewat kualifikasi yang benar, dan tidak asal mengangkat.

“Mekanismenya dari SKPD menyurati ke BKPSDM.”

“Namun, asalkan di SKPD tersebut sudah mengusulkan anggaran terlebih dahulu.”

“Kalau itu sudah ada, biasanya akan disetujui.”

“Tentu kami akan mengajukan terlebih dahulu untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) langsung dari Walikota Palembang,” ujarnya.

Lanjutnya, usulan ini juga menambah usulan Kota Palembang dalam hal kuota pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru yang mencapai 3000 pegawai.

Sedangkan untuk perekrutan CPNS sendiri, menurutnya, pihaknya sudah melakukan pemetaan langsung ke seluruh SKPD, guna analisis beban kerja yang dibutuhkan.

Dari hasil itu, sejauh ini diusulkan sebanyak 3000 pegawai ke Kementerian Penertiban Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB).

“Formasi dominan adalah guru SD, dan tenaga kesehatan.”

“Sedangkan formasi-formasi lain sifatnya teknis seperti bidang arsip analisi data,” ungkapnya.

Ratu Dewa menambahkan, 3000 pegawai yang dianggarkan adalah guna menutupi pegawai PNS yang sebentar lagi tidak menjabat, diantaranya karena pensiun, meninggal dunia, keluar bahkan berhenti.

“Untuk proses penerimaan CPNS belum ada acang-ancang dari pusat.”

“Tetapi kalau dari kebiasaan jadwal, mungkin perkiraan dibuka sekitar bulan agustus atau september,” ungkap Ratu.

Sumber * palembang.tribunnews.com

Show More

Tinggalkan Balasan

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker